Keris Naga Runting, Keris Sakti Nan Mewah dan Penuh Keindahan. Keris Naga
Runting memiliki memiliki bilah berbentuk naga dengan gagang yang berbentuk
manusia. Konon, Keris Naga Runting merupakan salah satu senjata Prabu
Siliwangi, Keris Naga Runting terbuat dari bilahan paku emas yang ditempa
sepipih mungkin dan dirajah dengan dengan pahatan kepala serta ekor ular yang
dimoncongkan mulutnya ke depan berkelok. Sebagai koleksi pajangan tersendiri
dan keperluan lainnya. sangat indah dan memiliki nilai seni tersendiri. Keris
Naga Runting,Pusaka Prabu Siliwangi.
Monday, September 7, 2015
Sunday, September 6, 2015
KERIS KYAI BRONGOT SETAN KOBER
Pusaka andalan pangeran Arya Penangsang yang awalnya
dimiliki Jaffar Sodiq atau Sunan Kudus. Pusaka tersebut dinilai menyimpan
misteri, karena sejarah keris setan kober terputus sepeninggal Aryo Penangsang.
Dalam Babad Tanah Jawi juga tidak menyinggungnya, usai peristiwa tersebut.
Saturday, September 5, 2015
KERIS KYAI CARUBUK
Keris
Kyai Carubuk, Senjata Pusaka Kanjeng Sunan Kalijaga. Sehubungan keris pusaka
dan sakti di Indonesia, dalam khanazah sejarah dan budaya nusantara, kebanyakan
keris sakti berasal dari pulau Jawa, terutama pada era kejayaan Kerajaan
Majapahit. Banyak cerita, kisah dan juga mitos seputar keris. Konon, keris yang
mempunyai kesaktian tidak sembarangan dapat dimiliki, harus mempunyai kecocokan
atau berjodoh dengan yang memegangnya. Banyak yang meyakini juga keris yang
sakti dapat berdiri sendiri jika diminta oleh pemegangnya, dan banyak lagi
cerita lainnya tentang kesaktian keris ini.
Friday, September 4, 2015
KERIS KYAI SENGKELAT
Sejarah : Ketika Kerajaan
Majapahit mulai surut, hiduplah seorang empu keris yang sakti mandraguna.
Dia bernama Jaka Supa putra dari Bupati Empu yang bernama Ki
Supadriya. Jaka Supa adalah seorang pemuda yang sederhana, namun
sangat menyukai tapa brata istilah jawanya adalah “Gentur lelaku prihatin”.
Kelak atas perjuangan tapa bratanya, beliau akan menurunkan pusaka pusaka yang
hebat dan juga menurunkan empu-empu pembuat keris yang luar biasa di
tanah jawa. Konon pada suatu ketika, wilayah kerajaan Majapahit dilanda
“pagebluk” yang sangat nggegirisi,hingga banyak para kawula (rakyat jelata)
yang pagi sakit sore meninggal dan sore sakit paginya meninggal.Tidak hanya
para rakyat jelata, banyak juga beberapa bangsawan, pandita dan sebagainya
terserang penyakit yang sangat misterius ini. Hingga akhirnya kekawatiran
Sang Prabu atas nasib penghuni Kraton oleh sebab ganasnya pageblug tersebut
terjadi juga, Dyah Ayu Sekar Kedaton jatuh sakit.Sudah beberapa tabib
pinunjul dari penjuru negeri dihadirkan untuk membatu kepulihan sang
putri, namun toh hasilnya selalu nihil. Bahkan kalau malam menjelang ,
penyakit sang putri kian menjadi jadi. Untuk menghindari kejadian yang tidak di
inginkan, sang prabu menugaskan segenap abdi dalem untuk bergiliran menjaga
sang putri, khususnya di malam hari. Hingga suatu malam, sampailah
giliran jaga itu jatuh pada Tumenggung Supandriya dan Tumenggung Supagati. Akan
tetapi, karena mereka berdua ternyata sakit,
Thursday, September 3, 2015
KERIS KALAM MUNYENG
Keris
Kalam Munyeng, merupakan salah satu keris legendaris di bumi Nusantara ini.
Satu peninggalan sejarah di Gresik yang diyakini oleh masyarakat sebagai benda
pusaka yakni Keris Kyai Kalam munyeng. Menurut kepercayaan masyarakat keris ini
ialah keris mistik. Konon, menurut cerita sejarah, keris ini adalah penjelamaan
dari pena (kalam) milik Kanjeng Sunan. Keris ini pernah dibawa ke Negeri
Belanda pada akhir abad ke-17 M, lantaran dianggap mampu melahirkan semangat
resistensi terhadap kompeni Belanda, kemudian dikembalikan ke Gresik pada tahun
1772. Keris ini sampai sekarang tersimpan di makam Sunan Giri dan replikanya
tersimpan di Museum Daerah Kabupaten Gresik.Tersebutlah dalam sebuah kisah,
pada zaman kerajaan Majapahit, Prabu Brawijaya murka. Pengaruh Sunan Giri,
salah satu dari sembilan Wali Songo, dianggap telah mengancam eksistensi
Kerajaan Majapahit. Babad Tanah jawa menuturkan, Prabu Brawijaya akhirnya
mengirimkan Patih Gajahmada dan pasukannya ke Giri. Penduduk Giri pun panik dan
menghambur ke Kedaton Giri. Sunan yang waktu itu sedang menulis terkejut dan
pena (kalam) yang tengah digunakannya terlontar. Atas kehendak Sang Pencipta,
pena yang terlontar itu menjelma menjadi keris ampuh dan keris inilah yang
memporakporandakan pasukan Majapahit.Sunan Giri. yang nama kecilnya Raden Paku
alias Muhammad Ainul Yakin (lahir di Blamba-ngan, Banyuwangi 1442 masehi} tak
hanya di-kenal sebagai penyebar agama Islam yang gigih.
Pesantrennya,
yang dibangun di perbukitan desa Sidomukti. di selatan kota Gresik, Jawa Tmur.
tidak hanya dipergunakan sebagai tempat pendidikan agama dalam arti sempit,
namun juga sebagai semacam pusat pengembangan masyarakat. Gin Kedaton,
pesantrennya di Gresik, bahkan tumbuh menjadi pusat politik yang panting di
Jawa kala itu. Ketika Raden Patah (Demak Bintara) melepaskan diri dari
kekuasaan Majapahit, Sunan Giri bertindak sebagai penasihat dan panglma militer
Kesultanan Demak. Hal tersebut tercatat dalam Babad Demak.
Wednesday, September 2, 2015
KERIS NAGASASRA SABUK INTEN
Keris Pusaka Nagasasra dan Sabuk Inten adalah dua benda pusaka berbeda peninggalan Raja Majapahit. Nagasasra adalah nama salah satu dapur keris luk tiga belas dan ada pula yang luk-nya berjumlah sembilan dan sebelas, sehingga penyebutan nama dapur ini harus disertai dengan menyatakan jumlah luk-nya agar tidak salah.
Tuesday, September 1, 2015
KERIS KYAI CONDONG CAMPUR
Keris Kyai Condong Campur menurut
pakem atau tangguh Jogjakarta, terang Mpu Harumbrodjo,
memiliki Luk berjumlah lima. Terdapat kembang kacang, dua jalu
memet dan dua lambe gajah. Pada wilah atau
bilahnya terdapat blumbangan dan sogokan.
Sedangkan pamornya bisa berupa Tepen Beras Wutah atau lainnya. Dia menandaskan,
pamor terbaik terbuat dari batu meteor yang jatuh dari angkasa. “Dulu, batu
meteor itu diyakini sebagai pemberian para Dewa”, ujarnya.
Selain kualitasnya yang luarbiasa,
lanjutnya, pamor batu meteor ini sungguh melambangkan kesadaran kosmis yang
tinggi. Keris yang dibuat dengan bahan campuran berasal dari benda angkasa dan
bumi, melambangkan bersatunya Bapa Akasa (unsur paternal) dan Ibu Pertiwi
(unsur maternal). Maka, anak atau hasilnya menjadi sangat bertuah ampuh dan
ber-guwaya atau berkharisma sangat kuat.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)



